Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439H Mohon Maaf Lahir dan Batin ya.. download RIOBITO BLOG on Facebook, Like!

Manga One Piece Chapter 875 Bahasa Indonesia

» [HOW TO DOWNLOAD]
komik one piece versi teks terbaru, baca manga one piece terbaru, one piece chapter 875 rar pdf download baca manga online

Manga One Piece Chapter 875 Bahasa Indonesia. Manga One Piece kali ini sudah mencapai chapter 875 dengan judul Kehormatan Seorang Wanita yang rilis beberapa jam yang lalu, silahkan untuk melihat manga Bajak Laut ini sesuaikan dengan selera anda apakah dengan mendownloadnya, baca online, atau lihat versi Teksnya! Jangan lupa jika manga nya sudah terbit di Tempat kalian silahkan beli untuk menghargai karya sang kreator manga One Piece ini, Eiichiro Oda!! Karena disini hanya sebagai review dan promosi saja.

Manga One Piece Chapter 875 baca manga download versi teks
ONE PIECE CHAPTER 875 - KEHORMATAN SEORANG WANITA

  • Baca Online :
  • Baca Juga :

  • * Versi Teks

    ***
    Cover Page : “Yonkou!? Who Cares about them!?!?” begitulah ucapan Barto yang membakar jolly roger Akagami Shanks, sembari menunjukkan lambang SHP, dan semua terpanah melihat tindakannya.
    ***
    Mereka semua kini terpisah-pisah…
    Di Sungai Jus, Kota Manisan
    “Sungainya pun dipenuhi krim..ini jadi masalah, tapi kita berhasil masuk kesini!” ujar Brook
    “Aku senaang…ini manis sekali” Chopper mencicipi krim kue yang masuk ke kapal selam
    “Aku tidak suka ini..krimnya lengket, kemudinya juga jadi licin” Brook terus mengeluh
    Kemudian mereka mendengar suara..
    “hmm?! Brook! Itu suara duyung kan!?” tanya Chooper
    “Eeeeehhh..Duyuung!?” Brook seketika bersemangat
    “Tapi itu suara laki-laki” sahut Chopper
    “Ouh” duyung cantik yang Brook bayangkan telah sirna
    “Lihat! Mereka disana! Mereka sedang apa ya? Mungkin kah…” Chopper mengintip keluar jendela
    “Kita tak perlu kesana, sebentar lagi kita sampai ke Sunny” ujar Brook
    Di Pantai Barat Daya…
    “Gangguan makan!? apa itu!!” Luffy heran
    “Itu sebuah tantrum, sampai ia bisa memakan apa yang dia inginkan…dia akan terus mengamuk tanpa henti!!” jelas Jinbei
    “KU….EEEE…….!!!! PERNIKAHAAN!!!!” Big Mom terus mengejar
    “Dia menjadi seperti ini pasti karena tak sempat memakan kue pernikahan. Luffy! Ini karena kau menghancurkan kuenya!” ujar Jinbei
    “Tapi..rencananya sukses” sahut Nami
    “Yap..tak banyak kue yang seenak kue itu” sahut Luffy dengan senang
    “Kau sempat mencicipi kuenya waktu itu!?” tanya Sanji yang sibuk menghajar penghuni hutan
    “Aku juga memakannya…enak sekali!” sahut Carrot
    “Bagaimanapun, kita harus cepat! Harusnya sebentar lagi kita sampai di kapal! Tapi karena hutan ini…aku tak tahu apa kita berjalan lurus atau tidak!” seru Sanji
    “Apa arah kita sudah benar!?” sahut Luffy, mereka sibuk menerjang para Homies yang menghalangi
    “Ah..aku pernah melihat sungai ini!” seru Carrot yang melihat sungai jus dengan jembatan donat
    “Tapi jembatan itu harusnya sudah hancur! Jika hutan ini adalah musuh, kita tak bisa percaya pada apapun! Mereka mencoba menipu kita dengan arah jalan seolah kita akan mencapai kapal, berarti ini bukan tempat yang waktu itu!” jelas Nami
    Nami mencoba memakai vivre card pemberian Lola
    “Kertas ini juga tak bekerja lagi!” serunya
    “Itu karena Mama sedang ada dibelakang! Bagaimanapun…jangan berhenti memberi 'umpan' itu, Nami!” seru Jinbei
    “Oke!” Nami terus mengeluarkan black ball tanpa henti
    “Whoaa..” Zeus terus melahapnya tanpa perduli dengan Mama
    “Jika Zeus kembali pada Mama, kita tak mungkin kabur” ujar Jinbei
    “KEMBALI KESINI! ZEUUUUS!!!” Mama semakin histeris
    “Hey Zeus! Kenapa kau tak mematuhi Mama!?” Prometheus menghampirinya
    “Oh tidak..!” Zeus terlihat bingung, namun tak kuasa menahan godaan black ball
    “Zeus..lihat kesini, ini adalah 'Weather Egg' yang sangat enak, didalamnya penuh awan hitam kesukaan mu!” Nami semakin menggodanya
    “Hyaaa!” Zeus dengan mudah terpikat
    “Hei matahari..beraninya kau membakar pohon itu (King Baum)! Gomu gomu no…” armament haki mulai digunakan “Jet…Gatling!!!”
    “Uwaaaa!!!” Prometheus kena telak yang membuat bentuk mataharinya tak karuan.
    “Buhaaa!” dirinya kini tersenyum kembali, serangan dengan Haki tak berefek apapun.
    “Apa? Jika dengan busho tak berhasil, maka…ia lebih sulit diatasi ketimbang logia!?” Luffy agak heran, dan kembali berlari
    “Kembali kau, Zeus…!” Prometheus kembali membesar
    “Aku akan kembali, aku janji…tapi, aku mau makan satu awan petir itu lagi!” Zeus tak bisa menahan hasratnya sendiri
    “Cepat seberangi jembatannya!” Jinbei berada di sungai jus, bersiap menyerang “Spear Wave…Passing Shower!!”
    “Gyaaaaahh!” Prometheus menjadi sasaran serangannya
    “Itu berhasil!?” Luffy heran
    “Tentu saja! Dia hanya perwujudan dari api yang dipadatkan, anggap saja ia bola api yang bisa bicara!”
    “Sial kau!!!” Prometheus semakin marah
    “Mama..kami akan pergi duluan!” tentara yang mengejar semakin dekat
    Pedro meladeni seorang manusia jerami yang dengan cepat melesat untuk menyerang
    Carrot pun turut menahan pasukan dari sisi kiri
    “Tunggu, Pedro!” Jinbei berusaha mengingatkannya
    “Luffy! Cepat tahan Carrot!” seru Jinbei
    Luffy merangkulnya dan terus berlari
    “Jangan sampai kita terpisah! Kita tak kan bisa berkumpul lagi jika berpencar! Fokuslah dalam bertahan dan lari!” Seru Jinbei
    “Baik!” semua sepakat
    “Aku akan mengambil awan yang lezat ini! Hap..” Zeus tiba-tiba melahap weather egg yang belum dilontarkan oleh Nami
    “Ah! Zeus!” Nami pun tekejut
    “Oh?” Zeus merasakan gejala aneh “Oooooooooooooo!!!!” Ia yang awalnya berwujud awan putih kecil, kini menjelma awan hitam yang menutupi seluruh hutan
    “Eeenaaak sekaliiiii!!” Zeus tergila-gila dengan weather egg
    “Apa yang ia lakukan, si Zeus itu!?” Prometheus pun bingung
    “Jangan berhenti bergerak, Nami-san! Musuh percis dibelakang kita!” Sanji merangkulnya dan membawanya lari
    “KALIAN SEMUA PAYAH!" Mama marah pada pasukannya
    “Weather egg ku, ada di dalam Zeus…”Nami terus mengamati “Sanji-kun..semuanya! Cepat lari sejauh yang kalian bisa!” Nami mulai menggunakan tongkatnya
    “Oke, aku mengerti!” sahut Sanji
    “Yum..yum…” Zeus terus menikmati makanannya
    “Zeus! Breeze….” Nami memanfaatkan Zeus yang telah menjadi awan hitam
    “Waaahh…”Zeus merasakan hal aneh, ia seolah akan menghantam Mama dan pasukannya
    “Master Zeus!?” Semua pasukan termasuk Big Mom heran, sekaligus panik
    “TEMPO!!!” Nami mengarahkan tongkatnya ke Big Mom
    Dan kilat super besar menyambar mereka, dengan Zeus sebagai perantara!
    Kekuatannya sampai meluluhlantakan hutan tempat Big Mom berdiri
    Gemurunya terdengar ke semua penjuru Tottoland!
    “Ini…”pasukan di tempat lain bingung
    “Sepertinya Mama menggunakan Zeus untuk serangan terakhir. Sebentar lagi ia pasti kemari!” Seru Perospero
    Katakuri hanya terdiam dengan gema petir yang didengarnya, seolah berusaha meliat apa yang akan terjadi.
    Brook dan Chopper yang sudah mencapai permukaan berusaha melihat sekeliling, dan heran dengan suara petir yang barusan.
    “Se-semuanya baik-baik saja, kan..?” Brook curiga
    “Luffy…semuanya..!!” Chopper juga berfirasat buruk pada kawan-kawannya
    “Sepertinya teman kalian sudah mati” ujar Perospero, yang daritadi sudah berada diatas Sunny Go.
    Brook dan Chopper terkejut melihat kapal mereka dikuasai musuh
    “Jadi..apa yang akan kalian lakukan? Meskipun kalian mempertaruhkan nyawa untuk merebut kapal ini, mereka tak kan kembali” seru Perospero
    Brook dan Chopper saling menatap
    “Jika kau berencana memakai kapal selam itu untuk kabur..aku tak keberatan membiarkan kalian pergi” ujar Perospero, dan pasukannya sudah siap menyerang
    “itu tidak perlu…”Brook mulai mencabut pedangnya
    “Kalian semua harus pergi! Sunny kapal kami!!!” Chopper dalam mode kungfu point
    Di atas hutan, Purin dan Ciffon menaiki karpet terbang
    “Zeus mengamuk! Aku penasaran apa mereka baik-baik saja!?” seru Chiffon
    “Aku minta maaf karena meminta sesuatu seperti ini, kak..!”ujar Purin
    “Tak apa, sudah lama sejak kita membuat kue bersama. Lagi pula, ini rasa terima kasih ku karena mereka telah menyelamatkan Lola! Dan saat para penyelamat itu dalam bahaya…Disanalah harusnya aku berada!! Ucapan terima kasih saja tak kan pernah cukup!!!” tegas Chiffon
    “Kak…itu dia!! Sa-Sanji-san…..” seru Purin
    Dirinya tampak sangat senang melihat Sanji baik-baik saja
    “Sanji…..ada disana!!!”
    Dan seketika..ekspresi jahatnya kembali terlihat!?!?


    versi teks from https://mobile.facebook.com/onepieceloverss

    Bersambung ke One Piece Chapter 876

    Lihat label Anime One Piece untuk update Animenya/lihat chapter lain!

    Credit by SAMEHADAKU.

    Manga One Piece Chapter 875 Bahasa Indonesia

    [CONTACT ME] Jika ada yang Error!

    0 Response to "Manga One Piece Chapter 875 Bahasa Indonesia"