download RIOBITO BLOG on Facebook, Like!

Manga One Piece Chapter 878 Bahasa Indonesia

» [HOW TO DOWNLOAD]
komik one piece versi teks terbaru, baca manga one piece terbaru, one piece chapter 878 rar pdf download baca manga online

Manga One Piece Chapter 878 Bahasa Indonesia. Manga One Piece kali ini sudah mencapai chapter 878 dengan judul Sang Kepala Penjaga Suku Mink, Pedro, silahkan untuk melihat manga Bajak Laut ini sesuaikan dengan selera anda apakah dengan mendownloadnya, baca online, atau lihat versi Teksnya! Jangan lupa jika manga nya sudah terbit di Tempat kalian silahkan membelinya untuk menghargai karya sang kreator manga One Piece ini, Eiichiro Oda!! Karena disini hanya sebagai review dan promosi saja.

Manga One Piece Chapter 878 baca manga download versi teks
ONE PIECE CHAPTER 878 - Sang Kepala Penjaga Suku Mink, Pedro

  • Baca Online :
  • Baca Juga :

  • Credit by SAMEHADAKU.
    * Versi Teks

    Sebuah flashback singkat antara Pedro dengan bajak laut Big Mom
    “Mamamamamama..kau pria sejati ya…kalau begitu ku rebut 50 tahun saja, cobalah selamat dari ini!” Big Mom pernah bermain roullete dengan Pedro, yang membuat jaguar itu kehilangan mata kiri dan sebaigan umurnya.
    Dan ketika diatas sebuah kapal permen…
    “Kukuku..selamat, perorin! Sekarang usia mu sudah berapa?” Perospero mengejek
    “27” jawab Pedro
    “Dengan 50 tahun yang direbut, bisa dibilang kini kau sudah menjalani hidup selama 77 tahun. Kira-kira sisa berapa tahun lagi yang kau punya?” ujar Perospero
    “Paling tidak….aku ingin bisa memilih tempat di mana aku mati” sahut Pedro dengan tangan yang terbelenggu
    “Kata ‘Nox’ di bajak laut ‘Nox’….apa itu berarti malam? Malam yang suram ya!” Perospero berusaha menebak
    “Ku rasa itu artinya, tak ada malam yang sama seperti malam tanpa akhir” ujar Pedro
    Sejenak Pedro mengingat masa kecilnya, ketika ia bertemu dengan Gol D Roger…
    “Roger! Oden-sama! Izinkan aku ikut dengan kalian!” saat itu Pedro masih anak-anak
    “Nak! Mulai sekrang, kau harus tetap siaga!” Roger mengusap kepala Pedro dan melanjutkan kata-katanya “Waktuku terbatas!! dengar….siapapun, cepat atau lambat, pasti akan mendapatkan masanya sendiri untuk bersinar!” Roger mengatakannya dengan penuh keyakinan, senyum sang raja bajak laut yang terus terbenak dalam pikiran Pedro.
    “Jika aku bisa melayani seseorang yang ditunggu tuan sebagai penopang era baru, yaaa..aku tak bisa meminta yang lain lagi. Harusnya aku punya waktu untuk bersiap ketika masa itu datang.” Pedro menetapkan hatinya untuk menunggu era baru pasca kematian Roger.
    Dan dimasa kini, setelah meledakkan diri demi jalan keluar Topi Jerami…
    “PEEDROOOO!!!!!” Semua terkejut dan menangis, namun tak ada waktu untuk berduka.
    “Kak Peros…tidak mungkin!!” Katakuri pun turut terkejut
    Lautan yang membeku menjadi permen, mulai meleleh dan Sunny Go kembali terlepas.
    Big Mom yang awalnya sangat dekat dengan lokasi ledakan, akhirnya tersungkur ketanah.
    “Pedro..apa kau masih waras!?” Jinbei pun heran dengan tindakannya
    “Kakak tertua..tuan Perospero…tumbang oleh ledakan!?” semua pasukan Big Mom juga terpanah melihat semuanya
    “Bwhaaaa….aku kira aku akan mati!” Brook dan Chopper kembali terbebas dari permen
    “PEEDROOO!!!” Carrot berusaha keluar dari kapal untuk mencari Pedro, namun Nami menahannya.
    “Dia sudah menyelamatkan kita! Andai bukan karena dia, kesempatan kita untuk keluar dari sini pasti mustahil!” Nami yang masih menangis berusaha menenangkan Carrot yang tak kuat menahan emosi.
    “Nami, apa kita bisa terbang!?” tanya Luffy
    “Persiapan sudah selesai!” sahutnya
    “Semuanya! Kita pergi!!!” aba-aba dari kapten telah terdengar
    “Jika kesempatan ini gagal kita manfaatkan…Kita takkan punya muka untuk bertemu Pedro lagi!!!” Luffy berusaha menghargai semua jasa Pedro
    “Kita harus cepat berlayar! Brook Chopper! Kalian sudah siuman kan? Cepat arahkan kemudi menuju barat laut! Dan tembakan Coup De Burst!” Nami berusaha mengatur kondisi yang masih kacau
    “Beritahu aku harus berbuat apa! Akan ku lakukan secepatnya!” sahut Jinbei
    Big Mom mulai bangkit…
    “Kalian semua…jangan senang dulu…”Katakuri dengan sigap menghalangi mereka untuk kabur
    “Semua kapal, bidik dan bersiap untuk menembak!” belasan kapal perang siap menyerang
    “Enyah kalian…bajak laut Big Mom!” Carrot yang masih menangis, tanpa pikir panjang maju untuk menyerang Katakuri.
    Sejenak dirinya mengingat saat Pedro melatihnya menjadi Guardian Mink..
    “ELECTRICAL!!!” Pukulan yang dialiri listrik itu dengan mudah ditahan Katakuri
    Dengan cepat, Carrot tumbang seolah tak ada perlawanan besar bagi Katakuri
    “Selama aku ada disini, kau takkan bisa kabur!” Katakuri menginjak Carrot sehingga kelinci itu benar-benar terperangkap.
    “Carrot!!” Luffy menghampiri Katakuri “Kapal ini akan berlayar! Sebab aku adalah kaptennya!!” Berbagai pukulan terus diarahkan padanya, namun semuanya tampak percuma dihadapan manusia mochi itu
    “Berlayar? Bisa… jika kau juga bisa mengalahkanku” sahut Katakuri
    “Gomu gomu no…..ELEPHANT GUN!” Dengan lengan membesar disertai Haki, Luffy berusaha mencengkram Katakuri dengan satu tangan
    “Jadi begitu…kau benar. Dengan begini aku tak bisa bergerak sama sekali!” ujar Katakuri dengan tenang
    “TEMBAAAAK!!!” Serentak semua kapal perang menyerang, peluru meriam pun juga memiliki nyawa yang membuat mereka berbicara saat ditembakkan
    “Bersiaplah! Tapi aku masih sulit percaya kalau ada kapal yang bisa terbang!” Jinbei semakin panik
    Berbagai artileri mulai berjatuhan, namun…
    “TUNGGU!!!!! MANAAAA KUENYAAAAAAAA!?
    !?!?!?” Big Mom menahan Sunny dengan menggigit bagian belakang kapal.
    Membuat semuanya tak bisa lari dan menjadi sasaran empuk kapal perang Big Mom.
    Di belakang Mama, ada kepulan asap bekas ledakan barusan…dan Nami meliah siluet seseorang…..
    “Eh..itu…..Ped…” Nami berusaha memanggil, namun
    “Sial…Pedro Sialan!” ternyata Perospero masih hidup, dengan tubuh berdarah-darah dan kehilangan lengan kanannya.
    “KKKUUUUEEEEEEEE!!!!” Big Mom masih mencengkram kuat Sunny.
    “Sial..aku benar-benar terkejut! Armor permenku sampai hancur total…” Perospero berusaha bangkit.
    Nami yang salah menduga, semakin panik dengan situasi serba tersudut ini…
    “NAMI! JINBEI! BROOK!! CHOPPER!! CARROT!!!” Luffy memanggil mereka semua sembari mencengkram Katakuri dan Brule yang ada di cermin.
    “Oi! Lepaskan aku!!?” Brule tak bisa berkutik saat tangan kiri Luffy mencengkramnya
    “AKU JANJI AKAN KEMBALI! SISANYA KUSERAHKAN PADA KALIAN!” Kapten telah berbicara, dengan senyum keyakinan!
    “Kita mulai! COUP DE…..BUUUURRSST!!!!!” Sunny Go akhirnya bisa meluncur tanpa halangan. Sejenak semuanya bisa lari dari kondisi menegangkan di Whole Cake Island.
    “Amanda disini. Musuh sudah kabur. Ke langit.” Salah satu komandan perang memberi kabar lewat denden mushi
    Dan saat semua masih megudara…
    “Tunggu! Mana Luffy!?” tanya Nami
    Di dunia cermin….
    “Itu Mugiwara!!!” ribuan pasukan Big Mom terkejut dengan kedatangannya
    Luffy berhasil masuk lewat cermin di kapal, dan membawa Katakuri bersamanya!
    “Selamat” ujar Katakuri yang melihat usaha Luffy demi teman-temannya.
    “Di sini, kita bisa bertarung sepuasnya!” Luffy benar-benar siap menghadapi segalanya. Dan tak segan, ia memukul cermin yang menjadi jalan keluar menuju Sunny.
    “WAAAAAAHH! DIA MENGHANCURKAN JALAN KELUARNYA SENDIRI!” Semua yang melihatnya benar-benar tak percaya dengan keputusan yang dibuat Luffy
    Kini sang kapten benar-benar berhadapan dengan seseorang yang bisa melihat masa depan tanpa jalan kabur apapun, namun..siapa yang benar-benar bisa menentukan masa depan itu sendiri!?

    * versi teks by OPLoverz (admin morgans)


    Bersambung ke One Piece Chapter 879

    Lihat label Anime One Piece untuk update Animenya/lihat chapter lain!

    Manga One Piece Chapter 878 Bahasa Indonesia

    [CONTACT ME] Jika ada yang Error!

    0 Response to "Manga One Piece Chapter 878 Bahasa Indonesia"