download RIOBITO BLOG on Facebook, Like!

Manga One Piece Chapter 883 Bahasa Indonesia

» [HOW TO DOWNLOAD]
komik one piece versi teks terbaru, baca manga one piece terbaru, one piece chapter 883 rar pdf download baca manga online

Manga One Piece Chapter 883 Bahasa Indonesia. Manga One Piece kali ini sudah mencapai chapter dengan judul Waktunya Cemilan, silahkan untuk melihat manga Bajak Laut ini sesuaikan dengan selera anda apakah dengan mendownloadnya, baca online, atau lihat versi Teksnya! Jangan lupa jika manga nya sudah terbit di Tempat kalian silahkan membelinya untuk menghargai karya sang kreator manga One Piece ini, Eiichiro Oda!! Karena disini hanya sebagai review dan promosi saja.

Manga One Piece Chapter 883 baca manga download versi teks
ONE PIECE CHAPTER 883 - Waktunya Cemilan
  • Baca Online :
  • Baca Juga :
  • Credit by SAMEHADAKU.
    * Versi Teks

    ~Versi teks by OPLoverz~

    Cover page : karna kami melihat kalian sedang bertengkar maka kami akan memberikan kalian hukuman.
    Ideo dkk. Terlihat sedang menghajar orang-orang.
    Pertarungan antara luffy dan katakuri masih terus berlangsung.
    Luffy bersiap menggunakan gear 4.
    "Hone Fusen!!"
    Namun sebelum selesai, katakuri mencegahnya.
    Luffy berhasil dicengkeram oleh mochi katakuri.
    "Kenapa aku harus tetap diam dan menyaksikan, sementara aku sudah tau kalau kamu akan meningkatkan kekuatan?" Ucap katakuri.
    "Hhhnnnn!!!" Luffy masih berusaha melepaskan tubuhnya dari mochi.
    "Hei, Mugiwara luffy, biar kuberitahu, aku tidak meremehkan mu"
    Dengan kekuatannya, katakuri merubah dinding dan langit-langit didunia cermin menjadi mochi.
    "Hah!! Mochi!!??" Luffy tampak kaget melihat dinding-dinding dunia cermin yg perlahan berubah menjadi Mochi.
    "MIRROR MOCHI!!!" Teriak katakuri.
    "Ini gawat! Aku bisa hancur jika tertindi semua Mochi itu, aku bakal terkubur hidup-hidup!!" Luffy masih terus berusaha melepaskan tubuhnya dari mochi yg menjeratnya.
    "Benar, kau akan mati lemas!!" Ucap katakuri.
    "Uwwwaaaa" luffy berusaha sekuat tenaga melepaskan tubuhnya. namun sebelum dia berhasil, dinding-dinding yg telah diubah menjadi mochi terlebih dahulu menguburnya.
    "Maaf bila aku harus mengakhiri pertarungan kita seperti ini, tapi aku memang sudah kesal, sebab kau sudah bertahan lebih lama dari dugaanku, hingga membuat waktu cemilan hari ini terlambat 40 menit" ucap katakuri.
    Terlihat dibawah tumpukan mochi itu, tangan luffy masih berusaha keluar. Namun tak dihiraukan oleh katakuri, dia tetap berjalan menjauhi luffy.
    "Sebentar lagi kau akan bisa santai, PATISSIER!!" Teriak katakuri.
    "SIAP!!" Jawab para pelayan.
    "Sejak tadi kami terus bertanya-tanya, harus kami apakan cemilan hari ini"
    "Kami sudah siaga dan menunggu sejak jam 3 sore tadi, tapi..." Ucap para pelayan yg berlari sambil menarik gerobak yg berisi kue untuk cemilan katakuri.
    "Anda selalu menyantap merienda anda diwaktu yg sama setiap hari, sebab anda adalah orang yg perfeksionis!! Kami minta maaf soal ini, katakuri sama. Tapi, sebenarnya karena sudah terlambat 40 menit, teh hitamnya sudah dingin sepenuhnya" pelayanan itu menjelaskan.
    Katakuri terlihat agak kesal mendengarnya.
    "Es teh juga boleh, kok" ucap katakuri, sambil membuat sesuatu dengan mochinya.
    "Dia baik sekali" ucap para pelayan dalam hati.
    "Merienda hari ini adalah Donat berisi coklat manis dan krim kocok, katakuri- sama" kata pelayan memberitahukan menu cemilannya.
    Katakuri terlihat sedang membuat sesuatu untuk menutupi cemilannya.
    "Gula adalah sumber kekuatan!! Akan ku makan sekarang juga. Tak ada yg boleh memasuki kuil" perintah katakuri kepada para pelayan.
    "Sudah pasti takkan ada yg berani mengganggu anda saat sedang makan!! Silahkan nikmati santapan anda" ucap sang pelayan.
    Tampak sebuah kuil yg terbuat dari mochi sudah berdiri disana.
    "Belum ada yg pernah melihat katakuri-sama saat sedang makan sebelumnya"
    "Sungguh pria yg bijaksana. Sebab, waktu makan adalah waktu dimana seseorang sangat lengah"
    "Waktu minum teh mestinya adalah ketika seseorang bersantai dan menikmati dirinya sendiri bersama dengan yg lain"
    Ucap Para pelayan yg sedang mengobrol diluar kuil buatan katakuri.
    "Tapi, waktu makan telah menjadi waktu dimana dia fokus dalam menyuplai tubuhnya dengan nutrisi untuk dirinya saja"
    "Seorang pejuang dengan harga buronan lebih dari 1 miliar berry sekaligus ujung tombak bajak laut big mom memang hebat"
    Para pelayan masih asik mengobrol, sampai mereka tak menyadari tumpukan mochi dibelakang mereka terlihat bergerak, dan...
    "Buwaaawhhh" teriak luffy yg berhasil keluar dari tumpukan mochi yg menguburnya.
    "Eh?! Mugiwara!!! Bagaimana mungkin dia bisa keluar dari timbunan Mochi itu?!" Para pelayan itu tampak kaget dan tak percaya melihatnya.
    "Aku memakan mochinya!!! Apa-apaan dengan pertarungan antar bajak laut disini?! Memangnya aku harus terus makan agar bisa menang?!" Ucap luffy yg badannya begitu gemuk.
    "Kemana orang itu?!" tanya luffy.
    "Katakuri-sama sudah keluar dari dunia cermin!! Dia punya urusan penting" kata para pelayan yg mencoba membohongi luffy.
    Tapi luffy tak mudah percaya, karena dia merasakan sesuatu dari dalam kuil mochi buatan katakuri.
    "Aku bisa merasakan suara orang kuat dari dalam sana" ucap luffy.
    "Sial, dia menggunakan haki kenbunshoku!!" Tampak para pelayan terkejut mendengar ucapan luffy.
    "Dia sedang makan donat" kata luffy sambil mencium aroma sesuatu.
    "Apa itu benar-benar haki kenbunshoku" parah pelayan tampak bertanya-tanya.
    "Dia bersantai hanya karna dia beranggapan bahwa dia sudah menang?!" Kata luffy yg kesal dan masih dalam bentuknya yg gemuk.
    "Jangan bodoh! Saat ini katakuri-sama sedang berbincang dengan dewa perang didalam kuil!! Ini adalah waktu sakral!! Tak ada yg boleh mengganggu!!" Teriak pelayan itu menjelaskan.
    "?!!! Mau kemana kau?!!" Para pelayan terkejut melihat luffy yg berlari.
    "Wahaha.. dasar bodoh. Dia kan cuma kapten dari bajak laut lemah" ucap pelayan itu.
    "Hah..hah," terlihat luffy sedang berlari-lari kecil didepan mereka.
    "Dia makin kurus.. dan dia sedang menuju kemari!!" Para pelayan kaget melihat luffy yg berlari menuju kuil.
    "Memangnya tubuh manusia bisa bekerja seperti itu?!" Pelayan itu semakin kaget melihat tubuh luffy yg sudah kembali normal.
    "Oke!! Aku juga sudah siap!!" Ucap luffy yg berlari semakin dekat dengan kuil.
    "Berhenti!! Kau tak boleh dekat-dekat kesana" para pelayan mencoba menghentikan luffy.
    "Berhentiiiiiii" teriak para pelayan.
    Namun luffy tak memperdulikan. Dan siap menyerang.
    "GOMU-GOMU NO....!!! ELEPHANT GUN!!!"
    Serangan luffy berhasil menghancurkan kuil mochi buatan katakuri.
    "Wahhh.. katakuri-sama kami benar-benar minta maaf soal..." Ucap para pelayan..
    Didalam kuil itu terlihat katakuri yg sedang berbaring dilantai sambil menikmati cemilannya.
    "Aaaahhh..Donat!! Donat ini enak sekali. Mantap banget donatnya" ucap katakuri sambil melahap donatnya.
    "Makan donat sambil baring~!! Donat terlarang dan jahat~!! Saat seperti ini yg paling membahagiakan! Enaknya donat ini~!!" Ucap katakuri dengan mulutnya yg dipenuhi gigi-gigi yg besar dan runcing.
    Melihat katakuri yg sedang santai seperti itu, mengingatkan kembali dengan ucapan brulle waktu itu.
    "Dia orang yg tak pernah berbaring!! Dia adalah seorang pria yg bahkan mencemooh bumi!! Selalu bermartabat, tenang dan kuat. Itulah kakak kami, Katakuri" Ucap brulle saat itu. Namun kenyataannya sekarang katakuri sedang berbaring dan begitu rakus melahap donatnya.
    Katakuri tampak terkejut melihat kuil buatannya hancur.
    Begitu juga para pelayan yg sangat terkejut melihatnya.
    "Kalian melihat ku saat sedang makan!!!" Terlihat katakuri tampak begitu marah.
    "Pertarungan kita belum selesai" ucap luffy yg berlari mendekati katakuri.
    Sementara para pelayan terlihat begitu ketakutan dan berlari. Namun katakuri tiba-tiba-tiba sudah ada didekat mereka, dan menusuk salah satu dari mereka dengan tombak.
    "GYAAAAHHHH!!" Teriak para pelayan begitu kaget.
    "Tolong ampuni kami!! Kami tidak..!! Kami tidak melihat apa-apa"
    "Kami takkan memberitahukan siapapun soal ini!! Bahkan jika mulut kami robek!!" Ucap para pelayan yg tampak begitu ketakutan.
    Namun katakuri tampak begitu kesal mendengar ucapan para pelayan itu.
    "Mulut siapa yang kalian bilang robek....??!!" Ucap katakuri dengan wajahnya yg begitu menyeramkan.
    "SQUARE MOCHI" katakuri bersiap menyerang.
    "Hentikaaan!!" Teriak para pelayan.
    Namun katakuri tak peduli, dia menyerang para pelayan itu hingga mereka semua tewas.
    Kemudian dia melihat kearah luffy dan berlari mendekatinya.
    "Jadi kau masih hidup, ya?! Aku memang sudah salah karena tak melihat kematian mu hingga tuntas!!! Soalnya aku sudah kehilangan kesabaran" kata katakuri yg bersiap menyerang luffy.
    Luffy pun tak tinggal diam, dia menyiapkan tinjunya.
    Buuaagggghhh...
    Kedua tinju itu saling berbenturan.
    "Uuwaaaa" teriak luffy yg tampak kesakitan tangannya.
    "Dalam haki, aku juga lebih unggul!! Orang yg sudah melihat wujud asliku tak bisa kubiarkan tetp hidup" ucap katakuri.
    Bbuuuugggghhhh
    Kembali tinju mereka berbenturan.
    Terlihat kedua tangan luffy kesakitan akibat beradu tinju dengan katakuri.
    Namun katakuri sudah kembali bersiap dengan tinjunya untuk menyerang luffy.
    Namun luffy berhasil menghindari dan membalas serangan katakuri dengan tendangan.
    Duuuaaakkk
    Tendangan luffy berhasil mengenai dagu katakuri.
    "Dia tak bisa menghindarinya?!! Tendangan ku tembus" ucap luffy yg tampak sedikit kaget.
    "Terus kenapa kalau tembus??!!!" Ucap katakuri yg semakin kesal.
    Lalu katakuri kembali merubah lantai dunia cermin menjadi mochi.
    Mochi-mochi itu kembali menyerang luffy.
    Luffy terlihat agak sedikit berpikir.
    "Sekarang aku sudah paham.. tentang kemampuan mu" ucap luffy.
    "Hah!! Apa yg sudah kau pahami?! Sudah kubilang dari tadi, kemampuanmu tak bisa menang dari kemampuanku!!!" Ucap katakuri.
    "RAINDROP MOCHI!!" Teriak katakuri mengeluarkan serangannya.
    "GEAR FOURTH" teriak luffy dan dia berhasil menghindari serangan Mochi dari katakuri.
    Katakuri sedikit terkejut melihat luffy yg sudah ada diatasnya.
    "Kau memang kuat, tapi... Kau tetap bisa dikalahkan!!" Teriak luffy dari atas sambil menyiapkan sebuah serangan.
    "GOMU-GOMU NO ...!! KONG GUN!!!"
    Serangan dahsyat dari luffy tak mampu dihindari, katakuri hanya mencoba menahannya.
    Lalu apakah dengan keadaan ini ada kesempatan untuk menang.

    Bersambung ke One Piece Chapter 884
    Lihat label Anime One Piece untuk update Animenya/lihat chapter lain!

    Manga One Piece Chapter 883 Bahasa Indonesia
    [CONTACT ME] Jika ada yang Error!

    0 Response to "Manga One Piece Chapter 883 Bahasa Indonesia"