download RIOBITO BLOG on Facebook, Like!

Manga One Piece Chapter 887 Bahasa Indonesia

» [HOW TO DOWNLOAD]
komik one piece versi teks terbaru, baca manga one piece terbaru, one piece chapter 887 rar pdf download baca manga online

Manga One Piece Chapter 887 Bahasa Indonesia. Manga One Piece kali ini sudah mencapai chapter dengan judul Di Suatu Tempat Ada Seseorang yang Berharap kau Bahagia , silahkan untuk melihat manga Bajak Laut ini sesuaikan dengan selera anda apakah dengan mendownloadnya, baca online, atau lihat versi Teksnya! Jangan lupa jika manga nya sudah terbit di Tempat kalian silahkan membelinya untuk menghargai karya sang kreator manga One Piece ini, Eiichiro Oda!! Karena disini hanya sebagai review dan promosi saja.

Manga One Piece Chapter 887 baca manga download versi teks
ONE PIECE CHAPTER 887 - Di Suatu Tempat Ada Seseorang yang Berharap kau Bahagia

  • Baca Online :
  • Baca Juga :

  • Credit by SAMEHADAKU.
    * Versi Teks

    Cover : terlihat suku tangan panjang dan kaki panjang tampak begitu bahagia melihat kapal ideo dkk berlayar.

    Suasana di pulau coklat semakin genting. Apakah sanji dkk dapat kabur dari sana.
    "Tuan oven ditembak oleh begeeee!!!"
    "Habislah mereka!!"
    "Bege! Kalian sudah terkepung" teriak para pasukan.
    Sementara itu, terlihat oven masih terduduk .
    "Sudah tak ada jalan untuk kabur ke laut"
    Terlihat puluhan kapal armada Big mom telah mengepung kapal bege.
    "Kalian juga tidak bisa kabur kedaratan, jadi menyerah sajalah!!"
    "Sekarang, turun dari kapal!!!"
    Didarat pun pasukan big mom telah mengepung bege.
    "Jadi dia memilih untuk bertarung...baiklah, aku sendiri yg akan membunuhnya!!" Ucap Oven yg sudah kembali berdiri.
    "Apa yg harus kita lakukan, kakak!!? Kita tidak bisa berlayar!" Ucap Pudding kepada chiffon yg tampak begitu cemas.
    Terlihat sanji pun sedikit cemas dengan keadaan mereka sekarang.
    "Jika kuenya perlu diangkut dengan kapal, kurasa aku harus tertangkap oleh oven dulu" kata bege sambil menggendong anaknya.
    "Hentikan kapalnya bege! Apa kau mau bunuh diri!!??" Teriak para pasukan yg melihat kapal bege masih terus berjalan meskipun sudah hampir menabrak pantai.
    "Apa yg kau pikirkan bege!!??" Ucap Oven yg tak mengerti dengan apa yg akan diperbuat bege.
    "Mereka menepi!! Tembak mereka"
    Terlihat kapal bege sudah menyampai pantai.
    "Bagaimana kalau begini, kapal ini, NOSTRA CASTELLO... bisa berlayar di air dan di darat!!!"Ucap bege.
    Dan terlihat kapal bege benar-benar berjalan didaratan.
    UEAAAAHHH!!!
    GYAAAAHHH!!
    Teriak para pasukan yg tertabrak oleh kapal bege.
    "Kapalnya berubah menjadi tank!!" Teriak para pasukan.
    "Apa?! Tidak kusangka bisa seperti itu!!" Kata oven yg tampak begitu terkejut melihat peristiwa itu.
    "Seraaaang!!" Teriak para pasukan bege yg menembaki pasukan big mom dari atas kapal.
    "Itu karna aku belum pernah mengatakannya!! Tidak mungkin aku menunjukkan kartuku pada orang yg hendak ku hianati!!" Ucap bege.
    Uwaaahh!!
    Gyaaahh!!
    Terlihat para pasukan yg terjatuh akibat terjangan kapal bege tersebut.
    "Chiffon!! Bawa kuenya kemari!" Ucap bege.
    "Huh!?" Chiffon tampak terkejut mendengar perintah dari suaminya.
    "Jangan ceroboh!!! Bagaimana kita bisa membawa kue sebesar ini kedalam kapal secepat itu!?" Teriak para koki.
    Namun, semua orang tampak terkejut.
    Ketika melihat sanji mengangkat kue itu dengan satu kaki.
    "Uwaaahh! Si pengangkut terbang..!!!"
    "Apa yg terjadi!?"
    Terlihat Pudding, chiffon dan para koki yg ada diatas kereta pengangkut tampak terkejut, tampaknya mereka belum menyadari dengan apa yg terjadi.
    "Siapkan tempat digeladak kapal, bege!!" Perintah sanji.
    "Sanji-kun " terlihat Pudding begitu terpesona dengan apa yg sanji lakukan, hingga membuatnya mimisan.
    "Nona Pudding!!" Orang tampak begitu terkejut melihat apa yg terjadi dengan Pudding.
    "Black leg..!! Baiklah naikkan!!" Ucap bege.
    "Siapa dia!? Dia hanya menggunakan satu kaki.. Apa dia seorang koki!??" Ucap Oven yg juga terkejut melihat sanji yg mengangkat kue itu.
    "Siapkan tempat digeladaak!"
    Brruuuuugghh
    Akhirnya, kue pun berhasil dipindahkan ke kapal bege dengan sempurna.
    "Luar biasaaaaa!! Black"
    "Sudah naiiikk!!"
    "Aroma yg luar biasa"
    Ucap para pasukan bege yg tampak begitu senang dengan apa yg terjadi.
    "Bege!!! Pez!!" Ucap chiffon yg begitu bahagia bisa kembali berkumpul dengan suami dan anaknya.
    "Kau tidak terlukakan istriku!??" Ucap bege.
    "Nona Pudding, sadarlah...!!" Ucap seseorang yg mencoba membangunkan Pudding.
    "Germa memang hebat" ucap vitto.
    "Aku bukan germa!!" Ucap sanji yg kesal dipanggil germa.
    Sementara itu, terlihat oven masih berdiri didepan kapal bege yg semakin mendekat.
    "Tuan oven, larilah!!" Teriak para pasukan oven.
    "Majulah!! Aku akan menghentikan kalian" teriak oven, yg tampak berencana untuk menghentikan kapal bege.
    Namun, bukannya menabrak oven, kapal itu malah berbelok dan menghindari oven.
    "Mereka menghindarinya!!!" Semua orang tampak begitu terkejut.
    "Aku ingin pergi melalui sisi barat daya laut, bege!" Ucap chiffon memberitahukan rencananya.
    Kita harus melewati beberapa rumah coklat, kan?" Kata bege.
    "Itu satu-satunya jalan supaya semua bisa pergi dengan selamat!!" Ucap Pudding.
    HOOYAAAAH
    OGYAAAAHH
    Terlihat pez sedang menangis.
    "Aww, cup..cup, dibelakang berisik, ya pez?" Ucap chiffon yg berusaha menghentikan tangisan anaknya.
    Dari kapal itu, chiffon terkejut melihat seseorang yg sedang berdiri melihat kearah nya.
    "Dia masih disini... siapa orang itu... orang mesum?" Ucap chiffon yg masih belum tau tentang pound.
    "Kau terlihat bahagia" ucap pound dalam hati sambil melambaikan tangan dan tersenyum lebar
    Kyahahaha
    Pez tiba-tiba tertawa.
    "Huh? Ada apa pez?" Chiffon tampak heran dengan tingkah anaknya yg tiba-tiba ketawa.
    Dari luar kapal, tampak para pasukan terus menerus menembaki kapal.
    "Jangan biarkan mereka kabur ke laut!!"
    "Berhenti menembak dengan meriam! Kalian bisa menghancurkan kuenya!!" Ucap para prajurit yg menyerang kapal bege.
    "Semua armada pergi menuju ke sisi barat daya pop pulau!!"
    "Segera!"
    Terlihat armada kapal-kapal big mom mulai bergerak menuju lokasi yg diperintah.
    Sementara itu tampak kapal bege sudah nyampe ke laut.
    SPLASH!!!
    "Baiklah! Kita berhasil pergi dari pulau coklat! Sekarang tak ada seorangpun yg bisa mengejar kapal ini!!!" Ucap bege.
    "Terimakasih telah menyelamatkan kami, bege!" Ucap sanji.
    "Aku tidak melakukannya untukmu, black leg!!" Kata bege dengan sedikit sinis.
    "Hm? Disini kok panas?" Ucap sanji yg heran dengan suhu disana.
    "Papa, lautnya terlihat aneh-rero!!" Ucap vitto.
    "Huh!? Mengambang"
    Terlihat ikan-ikan disekitar kapal bege tampak mati mengambang.
    Blup...blup...
    Blup...blup..
    "Semua ikan mengambang! Lautnya mendidih, sampai-sampai mereka mati!!" Orang-orang diatas kapal tampak terkejut dengan apa yg terjadi.
    "Lebih enak kalo ditambah penyedap rasa" ucap sanji dengan santai.
    "Kita juga bisa mati, bodoh!!"Teriak bege dengan kesal.
    "Hanya satu orang yg bisa melakukan hal ini!! Lihat!!" Ucap bege.
    Tampak dipinggir pantai oven sedang melakukan sesuatu.
    "HOT SEA HELL" ucap Oven sambil mencelupkan tangannya dalam air laut.
    "Itu kemampuan heat-heat.. milik oven!"
    "Panas!!"
    "Ini gawat!! Panas ini bisa mempengaruhi suhu coklat"
    "Krim kocoknya juga bisa meleleh!"
    Panik orang-orang didalam kapal bege.
    "Dasar bodoh!! Big mom takkan puas jika dia hanya makan ikan rebus!!" Ucap sanji kesal dengan apa yg dilakukan oven.
    Booomm!!
    "Dayungnya rusak terkena panas"
    "Hei..hei... Apa dia berniat menenggelamkan kapal ini!!?"
    "Apa tuan oven lupa kalo kue ini sangat penting!"
    Ucap orang-orang diatas kapal yg nampak khawatir.
    KYAAAHH
    KYAAAHH
    DAH
    DAH
    Pez masih terus tertawa.
    "Ada apa, pez? Dari tadi kau tertawa terus!" Ucap chiffon yg heran dengan kelakuan anaknya.
    "Tuan oven! Awas!!" Teriak para pasukan.
    Terlihat pound berusaha menyerang oven dengan sebatang kayu.
    Dan
    "HENTIKAN!!!" Teriak pound.
    Buaaaaakkkk
    Pound berhasil menghantam oven dengan sebatang kayu.
    Oven yg terkena hantaman itu terlihat begitu marah.
    Semua orang terkejut dengan apa yg terjadi. Termasuk orang-orang yg ada diatas kapal bege.
    KYAH
    KYAH
    Tawa pez.
    "Siapa orang itu?"
    "Apa musuh lamanya tuan oven?!"
    Splash
    Akhirnya oven mengangkat tangannya dari dalam laut.
    "Ayah!!! Suhu air lautnya menurun!!" Ucap seseorang.
    "Cepat dayung!! Gunakan kesempatan ini untuk keluar dari air panas!!" Perintah bege.
    "Siap!!"
    "Ah.. Kau... tidak jatuh ke laut.." Ucap pound yg terlihat agak ketakutan melihat oven yg mulai mendekatinya.
    "Bangsat!! Kau ingin membunuh anak tirimu, ya?" Ucap Oven.
    Pound terkejut.
    Sementara itu kapal bege terlihat semakin menjauh.
    "Cepat kabur!!!" Perintah chiffon.
    "Siap nyonya!!" Ucap anak buah bege.
    KYAAH
    KYAHH
    pez masih tertawa.
    "Kepada cucuku... yg bahkan tidak ku ketahui namanya!! Apa kau bahagia? Buatlah agar ibu dan ayahmu mencintaimu sebanyak mungkin. Sebab kakek tidak mampu melakukannya" ucap pound.
    "Sekarang mereka sudah lahir, kau sudah memenuhi tugasmu" ucap seseorang wanita.
    "Eh?! Linlin?!"
    "Linlin!! Aku ingin memeluk mereka, paling tidak sekali saja! Mereka anak-anakkuuu!!" Teriak pound dalam Flash back waktu chiffon dan lola lahir.
    "Itu sudah 26 tahun yg lalu. Chiffon, syukurlah aku bisa melihatmu sekali ini saja.. entah kenapa sepertinya kau sedang dikejar tapi.." Ucap pound dalam hati yg sedang duduk melihat anaknya pergi sambil membetulkan dasinya.
    Sementara itu, dibelakangnya oven bersiap menyerang pound dengan sebuah senjata tajam yg terlihat membara.
    Hogyaaahh
    Pez menangis.
    "Ada apa, pez? Tidak apa, sebentar lagi kita akan keluar dari lautan panas ini!" Ucap bege yg berusaha menghentikan tangisan pez.
    "Kau tampak bahagia dan sangat senang..!! Selama ini aku selalu mengkhawatirkanmu, apa kau sudah melalui berbagai kesulitan? Apa kau pernah merasa kesepian?"
    "Jangan sesekali menampakkan wajah itu lagi!! Atau akan kubunuh kau!!!" Ucap big mom waktu itu kepada chiffon.
    "Maaf karna aku tidak mampu berada disisimu dimasa-masa sulit itu, chiffon! Mungkin ini sedikit terlambat, tapi aku ingin mengatakan ini padamu... selamat atas pernikahan kalian!!!" Ucap pound.
    Akhirnya kapal bege berhasil lolos dan menjauh dari para pengejar.
    "Kita berhasil lolooooos!!!"
    "Tetap pertahankan kecepatan ini"
    "Eh?" Chiffon tampak agak sedikit heran dengan sesuatu.
    Sementara itu terlihat senjata oven tampak berlumuran darah.
    Didalam wilayah big mom- diatas sunny
    "Akhirnya ketemuuuuu!!! Serahkan kuenyaaaaa!!" Teriak big mom yg sedang mengejar sunny.
    Tampak dibelakang Big mom, puluhan armada kapal big mom juga sedang mengejar sunny.
    "Jika kita berhenti tamatlah riwayat kita!!"
    "Pokoknya kita harus menjauh!!"
    Terdengar suara dari atas sunny.
    Di kapal bege
    "Mulai mendekor!! Cepat! Jangan sampai ada waktu yg terbuang!!" Perintah sanji.

    versi teks by OPLovers


    Bersambung ke One Piece Chapter 888

    Lihat label Anime One Piece untuk update Animenya/lihat chapter lain!

    Manga One Piece Chapter 887 Bahasa Indonesia

    [CONTACT ME] Jika ada yang Error!

    0 Response to "Manga One Piece Chapter 887 Bahasa Indonesia"