download RIOBITO BLOG on Facebook, Like!

Manga One Piece Chapter 892 Bahasa Indonesia

» [HOW TO DOWNLOAD]
komik one piece versi teks terbaru, baca manga one piece terbaru, one piece chapter 892 rar pdf download baca manga online

Manga One Piece Chapter 892 Bahasa Indonesia. Manga One Piece kali ini sudah mencapai chapter dengan judul Diakui Sebagai Lawab yang Kuat, silahkan untuk melihat manga Bajak Laut ini sesuaikan dengan selera anda apakah dengan mendownloadnya, baca online, atau lihat versi Teksnya! Jangan lupa jika manga nya sudah terbit di Tempat kalian silahkan membelinya untuk menghargai karya sang kreator manga One Piece ini, Eiichiro Oda!! Karena disini hanya sebagai review dan promosi saja.

Manga One Piece Chapter 892 baca manga download versi teks
ONE PIECE CHAPTER 892
- Diakui Sebagai Lawan yang Kuat

  • Baca Online :
  • Baca Juga :

  • Credit by SAMEHADAKU.
    * Versi Teks

    Cover :

    "hadiah dari dressora"
    Para penduduk membuatkan sebuah kapal yg didepannya terdapat hiasan wajah ussop yg sedang terkejut ketika bertarung dengan sugar.
    Dan tampak leo dkk begitu terpesona dengan kapal tersebut.

    ##
    "Semuanya.. kuenya sudah datang!"
    Terlihat muka nami, jinbe, chopper hingga carrot.

    "Kelompok sanji telah kembali dengan kuenya!"

    "Oohhh sanji!!" Teriak chopper yg masih dalam wujud monsternya.

    "Sanji-san!!" Teriak brook yg begitu senang dengan kedatangan sanji.

    "Mama?!" Ucap prometheus.

    "Snif..sniff.. aromanya sedap sekali!!" Ucap bigmom yg tampak mulai tetarik dengan aroma kuenya.

    "Hei, itu kapalmu dan juga bigmom!! Mereka dikejar banyak musuh. Dan kelihatannya mengalami banyak kerusakan!" Ucap bege.

    "Bersiaplah semuanya!!" Teriak bege kepada anak buahnya.

    "Hmm.. namiiii.... aku datang untuk menyelamatkanmu!!" Teriak sanji dengan tubuhnya yg meliakliuk.

    "Kalian bisa bertahan dengan baik meski dikejar oleh big mom" ucap bege.

    "Dan perospero... tampaknya kapten kalian juga sibuk!!" Ucap bege lagi.
    Terlihat sanji masih terus meliukliuk begitu senang melihat nami.

    "Aku punya perasaan yg aneh dengan orang yg ada didepan kapal mereka!" Ucap nami yg mengamati.

    "Dia bukan musuh!! Itu kapal bege!" Ucap jinbe menjelaskan.

    "Ada orang yg sedang menari diatas kapal itu" ucap bavarois.

    "Mereka bener-bener membuat kuenya. Selama rasa kuenya enak, amukan mama pasti akan berhenti. Tapi disana ada bege.. kuenya pasti sudah diracuni!!" Ucap bege.

    "Kapal mereka akhirnya berhenti! Ku pikir kita sudah tamat" ucap chopper.

    "Apakah harus kuhancurkan kuenya?! Tapi takkan ada yg bisa menghentikan mama. Dan seluruh pulau akan hancur. Tapi jika dia mati karna keracunan, kelompok kami juga akan hancur" ucap peros yg tampak bingung apa yg harus dia perbuat.

    "Hei kaki hitam. Mulai dari sini biar kami yg akan urus kuenya. Kami tidak akan melakukan hal yg aneh-aneh pada kuenya seperti janji kami. Sehingga mama memakan kuenya sampai kenyang, kami boleh melakukan apapun yg kami mau" ucap bege.

    "Lakukan apapun untuk menenangkan big mom" ucap sanji.

    "Dia pasti akan berhenti" ucap chiffon.

    "Sanji-san!! Kita harus bergegas kalo tudak... ingin mati!!" Ucap pudding yg berubah-ubah kepribadiannya.

    "Lavian! Kecepatan penuh! Pastikan peros dan bavarois tidak melihat kita" ucap pudding yg kini sudah ada diatas karpet terbangnya bersama sanji.

    "Baik" ucap karpet terbang tersebut.

    "Disana!! Akhirnya aku menemukannya!!" Ucap big mom.

    "Benar mama!!" Ucap promotheus dan napoleon.

    "Kueeee... pernikahannn!!" Teriak big mom yg langsung mulai menerjang ke arah kuenya.

    "Dia datang!!" Teriak bege.

    "Arahkan cepat kapalnya kekanan. Menuju ke pulau minuman keras!!"

    "Kapal pembawa kue itu berpindah haluan!! Tuan peros!!" Teriak pasukan big mom yg terkejut.

    Sementara diatas sunny semua orang tampat terkejut dengan sesuatu yg datang dengan begitu cepat.

    "Ah!!" Brook tampak terkejut.

    "Yo... aku kembali!!" Ucap sanji yg kini telah sampai diatas sunny bersama pudding yg masih duduk diatas karpet terbangnya.

    "Sanji!!" Teriak nami.

    "Sanji!! Pudding!!" Teriak chopper yg kini sudah kembali kewujud awalnya yg sedang digendong brook.

    Mereka tampak sangat senang dengan kembalinya sanji.

    "Kau sudah kembali dengan selamat"

    "Ini suatu keajaiban. Ku pikir ini adalah akhir dari kami. Terimakasih!"

    Mereka pun langsung memeluk sanji dengan erat.

    Pelukan itu membuat sanji sangat terkejut.

    Dan saat melihat wajah nami yg terlihat begitu tulus memeluknya membuat dia lepas kendali.

    "Aku juga menyukaimu nami!♡♡" teriak sanji sambil berputar-putar.

    "Sanji kenapa kau naik diatas kapal bege?!" Ucap brook.

    "Sepertinya mereka menuju ke suatu tempat" ucap jinbe.

    "Kita tidak tau apa yg akan terjadi pada big mom setelah dia memakan kuenya. Jadi mereka pergi kepulau terdekat" kata sanji menjelaskan.

    "Apa? Bagaimana mereka punya ide sebaik itu!" Mereka tampak terkejut dengan penjelasan sanji.

    "Kurasa mereka masih berencana untuk membunuh big mom. Tapi selama kapal ini aman, itu tak masalah" ucap sanji.

    "Bahkan akan lebih baik jika mereka membawah big mom bersama mereka" kata sanji melanjutkan.

    "Ngomong-ngomng kaliatanya kalian babak belur" ucap sanji.

    "Maaf. Meski aku ada disini, kami tetap tak bisa menghentikan mereka" ucap jinbe.

    "Kami sudah mati kalo tidak ada kamu. Jinbe!" Teriak chopper.

    "Kita bicarakan itu lain kali. Dimana pedro dan carrot?" Kata sanji lagi.

    "Yah"
    Mereka tertidur karna kecapean" merea tampak tak berani mengatakan apa yg terjadi dengan pedro.

    "Mereka berdua!!"

    "Kak peros! Apa yg akan kau lakukan? Topi jerami dan mama pergi kearah yg berbeda" ucap bavarois.

    "Yah" ucap peros.

    "Puff... pufffff" tiba-tiba suara denden mushi berbunyi.

    "Ini bege" ucap bege lewat denden mushi.

    "Bege apa yg kau lakukan!" Teriak peros.

    "Kami yg akan tangani amukan big mom dengan memberinya kue" ucap bege.

    "Jangan bohong!! Dasar penghianat!!" Ucap peros yg tampak begitu kesal.

    "Tenanglah!!! Dan kejar kelompok topi jerami" ucap bege lagi.

    "Kau...gotcha!!" sebelum peros melanjutkan ucapannya bege telah mematikan dendrn mushi.

    "Kami akan mengejar bege!! Mereka pasti berencana membunuh mama! Mereka juga pasti sudah menghabisi pudding" ucap peros.

    "Tapi kak peros, bagaimana dengan kelompok topi jerami?" Ucap bavarois.

    "Mereka mengarah ke pulau cokelat" ucap peros.

    Ring ring ring

    "Smothie!! Jawab aku!! Apa kau mengikuti mereka kan?!" Ucap peros lewat denden mushi.

    "Tentu kami dibelakang mereka. Kak!" Ucap smothie dari denden mushi.

    "Sudutkan kelompok topi jerami. Dan aku akan mengejar bege dan mama dengan bavarois" ucap peros.

    "Baik! Seharusnya dari awal kau menyerahkan ini pada kami!" Ucap smoothie. Putri ke-14 dari keluarga charlotte. (komandan manis ke-3)

    "Saat ini mungkin kita sedang meminum teh cokelat di pulau cokelat sambil menunggu mereka" ucap CITRON. Putri ke-15 keluarga Charlotte.

    "Mereka sedang terburu-buru! Lelaki memang bodoh" ucap CIMMON. Putri ke-16 keluarga charlotte.

    "jangan bicara seperti itu. Semuanya bersiap untuk bertempur!!" Ucap smoothie.

    "Yaa..." teriak para pasukan.

    "Mereka sudah tau pertemuan kita dengan luffy!!" Ucap nami yg terkejut.

    "Ya.. kemungkinan pulau cokelat sudah dipenuhi dengan musuh yg menunggu"

    "Sepertinya mereka mengakui sebagai lawan yg kuat. Ini hal yg jarang terjadi. Mereka mengerahkan semua kekuatan mereka" ucap jinbe.

    "Kita tidak mungkin bisa menang jika melawan kekuatan penuh armada mereka" ucap sanji.

    "Apa ini sudah cukup chiffon?!" Ucap bege.

    "Ya.. ini sudah cukup" ucap chiffon.

    "Serahkan kuenya!!" Teriak big mom.

    "Lebih cepat!" Teriak peros.

    "Ya ampun. Ini benar-benar merepotkan"
    "Berusahalah untuk kabur! Lupakan rencana untuk membunuh big mom" terdengar obrolan dari kapal bege.

    "Kita sudah membayar hutang kita. Percayalah pada kue ini. Dia adalah koki yg luar biasa" ucap chiffon.

    "Itu yg aku suka darimu. Chiffon!!" Ucap bege.

    "Yaaaahhhh" teriak pasukan bege.

    "Ada pasukan lain yg mengejar kita!!" Ucap seseorang dari dalam sunny.

    "Itu komandan smoothie" ucap jinbe.

    "Berapa lama sampai kita tiba dipulau cokelat?!" Kata sanji.

    "Kurang lebih 3 jam. Kita akan sampai disana pukul 1 seperti yg dijanjikan" jawab jinbe.

    "Kita tidak tahu dimana luffy akan muncul dipulau cokelat. Kita tidak punya cara memperingatkan akan bahaya yg ada diluar" ucap chopper.

    "Aku punya sebuah ide untuk pergi kepulau cokelat" ucap sanji.
    Pulau cokelat.

    Terlihat ada puluhan kapal armada big mom berkumpul dipesisir pulau cokelat.

    "Tuan oven. Apa kita memang butuh kapal sebanyak ini yg berbaris diseluruh pulau whole cake?!"

    "Tidak mungkin tuan katakuri membiarkan topi jerami lolos" ucap armada big mom.

    "Apa kalian tidak dengar! Cepat pecahkan semua cermin yg ada dipulau!" Teriak oven.

    Semua penduduk tampak terkejut dengan perintah oven.

    "Yg mahal juga?!"

    "Lakukan saja!!" Ucap para penduduk.

    "Jika kalian tidak mau memecahkannya, kalian bisa melemparkannya kelaut dan mengambilnya kembali" ucap oven lagi.
    "Beritahu tamago dan mont d'or"
    "Tentu saja itu perlu dilakukan!!" Teriak mont d'or.

    "Kau percaya? Ledakan dikastil itu sudah direncanakan. Meski mereka pemula, kita tidak boleh meremehkan mereka!! Akan jadi hal yg sangat memaluhkan jika mereka berhasil kabur!!" Teriak mont d'or yg tampak begitu kesal.

    "Tidak ada cermin lain yg ada dipulau ini kecuali ini. Jika topi jerami keluar, kita akan langsung menghabisinya!!" Ucap oven.

    "yaaaahh" teriak para pasukan yg sudah mengerubungi sebuah cermin yg cukup besar.

    Dunia cermin.
    Luffy vs katakuri.

    Duuuarrrr

    Terlihat dunia cermin begitu kacau keadaannya.

    "Huf..huff" tampak luffy yg kesakitan akibat serangan dari katakuri.
    "Jangan bangun lagi! Tidak ada kesempatan untukmu!" Ucap katakuri.
    "Haki pengamatan orang ini semakin mendekati levelku" pikir katakuri.
    "Huf.. huf.. baiklah!!" Ucap luffy yg berusaha bangkit dan bersiap menyerang kembali.

    "Jika aku tak bergegas. Hal yg tak terfikirkan akan terjadi" pikir katakuri.
    Huh?" Luffy tampak terkejut melihat katakuri yg sudah kembali siap melacarkan serangannya.

    "Tombak...mochi!!" Teriak katakuri yg melancarkan serangan dengan tombaknya.

    Luffy berusaha menghindarinnya. Tapi ia tak mampu menghindari. Hingga serangan katakuri mengenai telak tubuhnya.
    "Aahhh" teriak luffy yg terkenah tombak katakuri.

    Tampak flambe tertawa senang dengan apa yg terjadi.

    * versi teks from facebook.com/OfficialOPLovers


    Bersambung ke One Piece Chapter 893

    Lihat label Anime One Piece untuk update Animenya/lihat chapter lain!

    Manga One Piece Chapter 892 Bahasa Indonesia

    [CONTACT ME] Jika ada yang Error!

    0 Response to "Manga One Piece Chapter 892 Bahasa Indonesia"